WEBINAR NASIONAL KELAPA SAWIT “Kontribusi Industri Hilir Sawit dalam Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)”

Komoditas kelapa sawit telah membawa Indonesia menduduki peringkat nomor wahid sebagai produsen dan eksportir terbesar di dunia. Produk kelapa sawit dan turunannya telah di ekspor ke seluruh penjuru dunia dan merupakan komoditas penghasil devisa ekspor terbesar bagi Indonesia. Di masa pandemi Covid-19 dan ditengah lesunya sektor-sektor penghasil devisa lainnya seperti migas, batubara, dan pariwisata, sektor sawit justru terbukti mampu bertahan dan tetap menyumbangkan devisa ekspor sekitar US$22,97 miliar atau setara dengan Rp321,5 trilun sepanjang tahun 2020.

Tidak hanya itu, sawit juga telah menjadikan Indonesia sebagai produsen biodiesel terbesar di dunia. Pada April 2021, Indonesia berhasil memproduksi biodiesel sebanyak 137 ribu barel per hari. Sementara Amerika Serikat sebanyak 112 ribu barel per hari dan Brasil 99 ribu barel per hari. Produk-produk hilir sawit pun telah mewarnai kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia dan dunia, yang sangat familiar yakni minyak goreng dan margarin. Selain itu, minyak sawit juga ditemukan dalam produk pangan lain seperti coklat, biskuit, krimer, susu formula bayi, roti, dan sebagainya. Lebih dari itu, minyak sawit digunakan dalam produk-produk surfaktan seperti sabun, deterjen, sampo, skincare, makeup, dan lain sebagainya.

Setelah dinobatkan menjadi raja CPO dunia sejak tahun 2006 lalu, saat ini pemerintah Indonesia tengah berupaya mengubah posisi Indonesia tersebut menjadi Raja Hilir Sawit pada tahun 2045 mendatang. Berbagai kebijakan terus digulirkan, dan hasilnya, ekspor produk hilir sawit Indonesia sudah jauh lebih besar dibandingkan produk hulu. Jika pada 2006, ekspor hulu masih sekitar 60 persen–70 persen, saat ini ekspor produk hilir justru mencapai 60 persen–70 persen dan produk hulu hanya sekitar 30 persen–40 persen.

Kendati unggul pada aspek ekonomi dan sosial, aspek sustainability pada industri perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu isu yang masih seringkali diperdebatkan sejumlah pihak. Bahkan bagi pihak anti sawit, isu keberlanjutan ini diangkat sebagai informasi negatif yang digunakan sebagai senjata untuk menjatuhkan citra kelapa sawit nasional. Informasi negatif tersebut bahkan dicantumkan secara nyata pada brand/label produk yang diproduksi pihak yang bersangkutan.

Sebagai platform pembangunan global yang telah disepakati bersama, Sustainable Development Goals (SDGs) menjadi salah satu acuan dalam pencapaian keberlanjutan sektor industri, baik dari hulu ke hilir. Mengingat peran produk hilir kelapa sawit sebagai produk ekspor terbesar dan menjadi supporting life systems masyarakat Indonesia dan dunia, perlu diketahui bagaimana kontribusi industri hilir sawit tersebut terhadap SDGs. Tidak hanya sebagai bukti bahwa sektor industri hilir kelapa sawit sudah memenuhi aspek keberlanjutan, tetapi informasi ini juga sebagai bahan promosi sawit untuk meningkatkan keberterimaan di pasar domestik dan global serta menjadi senjata untuk melawan kampanye negatif dan kebijakan yang mendiskriminasi sawit.

Date

Oct 19 2021
Expired!

Time

2:00 pm - 5:00 pm
Category

Organizer

Quadrant Satu Komunika
Email
quadrantsatukomunika@gmail.com
Website
http://www.quadrant1komunika.co.id

Leave a Comment